Desa Pakraman

  • Dibaca: 2025 Pengunjung

                       Desa Pakraman yang merupakan lembaga tradisional dan dikenal semenjak jaman kerajaan dan keberadaanya dilestarikan dan berkembang baik sampai saat ini, istilah desa pekraman di Bali dikenal juga dengan nama desa Dresta ataupun desa Adat, yang memiliki wilayah ataupun ruang lingkup yang terdiri dari beberapa dusun/ lingkungan/ desa Dinas yang dikepalai oleh kepala Desa. Tapi tidak menutup kemungkinan satu desa Dinas terdiri dari beberapa desa Pakraman. Desa ini merupakan kesatuan dari masyarakat hukum adat di bali yang mana memiliki satu kesatuan tradisi, tata krama pergaulan hidup dan sosial dalam ikatan hukum adat yang berbeda antara antara satu desa dengan desa yang lain.

                      Desa Pakraman memiliki ikatan turun temurun di Kahyangan Tiga yang terdiri dari Pura Desa, Puseh dan Dalem Setra, memiliki wilayah-wilayah tertentu, aset-aset tanah milik desa, sehingga ada diistilahkan tanah ayah desa (tanah milik desa yang ditempati oleh warga setempat) dan berhak mengurus rumah tangga sendiri. Konsep terbentuknya Desa Pekraman sungguh sangat mulia, tujuannya untuk pemersatu masyarakat Bali, ide ini dicetuskan dan dibentuk oleh Mpu Kuturan di tahun Isaka 932 (1001 masehi) lewat pertemuan yang dikenal dengan nama Samuan Tiga, dan pada saat inilah terbentuk dan berdirinya Desa Pakraman. Dalam perkembangannya setelah penjajahan Belanda, ada istilah desa tradisional yang berkembang menjadi Desa Adat, dan pengertian adat dan pekraman menjadi kabur ada yang masih rancu dan bingung, sehingga pada saat reformasi di tahun 2003, istilah Desa Pekraman dikembalikan eksistensinya dan kembali lagi ke konsep aslinya, sehingga desa Adat, Pekraman dan Dresta itu adalah satu dengan istilah yang berbeda.

Struktur Kelembagaan di Desa selisihan , khususnya Desa Pakraman, berjumlah 1 Desa Pakraman yaitu :

1. Desa Pakraman selisihan

    dengan susunan keprajuruan yaitu :

NO JABATAN NAMA FOTO ALAMAT
1 Bendesa Adat      
2 Petajuh      
3 Penyarikan      
4 Petengen      
5 Baga Pariangan      
6 Baga Pawongan      
7 Baga Palemahan      

 

ISTILAH-ISTILAH DALAM DESA PAKRAMAN

KRAMA

  • Krama Desa adalah Penduduk Beragama Hindu yang mipil / tercatat sebagai Krama di salah satu Desa Pakraman
  • Krama Tamiu adalah Penduduk Beragama Hindu yang tidak mipil / tercatat sebagai Krama di Desa Pakraman dimana  berdomisili tetapi tercatat sebagai Krama di Desa Pakraman asal kelahiranya
  • Tamiu ( tamu ) adalah Penduduk yang tidak Beragama Hindu yang tinggal di Desa Pakraman

AWIG-AWIG

  • Awig-awig adalah aturan yang dibuat oleh Krama Desa / Banjar Pakraman yang dipakai sebagai pedoman dalam melaksanakan Tri Hita Karana sesuai dengan Desa Mawacara dan Dharma Agama di Desa Pakraman / Banjar masing-masing

PRAJURU DESA PAKRAMAN

  • Desa Pakraman dipimpin oleh Prajuru Desa Pakraman
  • Prajuru Desa Pakraman dipilih dan ditetapkan oleh Krama Desa
  • Struktur dan Susunan Prajuru Desa Pakraman diatur dalam awig-awig Desa Pakraman
  • Tata cara pemilihan Prajuru Desa Pakraman sesuai dengan kesepakatan paruman Desa Pakraman dan dicantumkan didalam awig-awig dan perarem Desa Pakraman
  • Prajuru Desa Pakraman tidak boleh menjadi pengurus partai politik dan tidak memihak salah satu partai politik

PRAJURU DESA PAKRAMAN MEMPUNYAI TUGAS :

  • Melaksanakan awig-awig Desa Pakraman
  • Mengatur Penyelenggaraan upacara keagamaan di Desa Pakraman sesuai dengan sastra dan tradisi masing-masing
  • Mengusahakan Perdamaian dan penyelesaian sengketa adat
  • Mewakili Desa Pakraman dalam bertindak untuk melakukan perbuatan hukum baik dalam maupun diluar peradilan atas persetujuan Paruman Desa
  • Mengurus dan mengatur pengelolaan harta kekayaan Desa Pakraman
  • Membina kerukunan umat beragama dalam wilayah Desa Pakraman
  • Membina dan mengkoordinasikan dengan Pemerintah dalam pembangunan Desa Pakraman yang didasarkan  adat-istiadat yang berlaku pada setiap Desa Pakraman untuk meningkatkan kesadaran sosial yang berdasarkan semangat paras-paros,sagilik-saguluk,sabayantaka-sarpanaya


STRUKTUR PRAJRU DESA PAKRAMAN

  1. Bendesa Adat
  2. Petajuh ( wakil )
  3. Penyarikan ( sekretaris )
  4. Petengen ( bendahara )
  5. Kasinoman

PECALANG

Pecalang adalah satgas keamanan tradisional masyarakat Bali yang mempunyai tugas dan wewenang untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah baik tingkat Banjar / Desa Pakraman.
Tugas Pecalang :

  • Menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Desa Pakraman / Banjar Pakraman
  • Pecalang melaksanakan tugas-tugas pengamanan dalam wilayah Desa Pakraman dalam hubungan pelaksanaan kegiatan adat, hukum adat Bali, budaya dan Agama Hindu di Bali
  • Dalam melaksanakan tugas diluar wewengkon Desa Pakraman masing-masing berkoordinasi dengan pecalang lain , Desa Pakraman setempat serta aparat keamanan dan ketertiban
  • Pecalang diangkat dan diberhentikan oleh Desa Pakraman berdasarkan paruman Desa serta persyaratan dan sarana maupun lisan diatur dalam awig-awig / perarem Desa Pakraman

KERTA DESA

Kerta Desa adalah lembaga peradilan Desa Pakraman yang mempunyai tugas  dan wewenang menyelesaikan sengketa-sengketa Adat dan Agama di wilayanya
Tugas Kerta Desa :

  • Menyelesaikan sengketa Adat dan Agama , Krama Desa, dan Tamiu wajib diselesaikan oleh Kerta Desa dimana mereka bertempat tinggal yang termasuk sengketa-sengketa adat, perkawinan, perceraian, pembagian waris, dan pengangkatan anak

  Keanggotan Kerta Desa :

  • Desa Pakraman membentuk Kerta Desa yang terdiri dari 3 sampai 7 orang hakim perdamaian Desa yang dipilih melalui paruman Desa yang anggotanya terdiri dari  mantan para prajuru, tokoh adat, /agama dan tokoh masyarakat  lain yang memahami Hukum Adat dan Hukum Agama

 Struktur Kerta Desa :

  • Kerta Desa dipimpin oloh Ketua  dan dibantu oleh sekretaris dan anggota lainya

TUGAS PERANGKAT KESUCIAN DESA

Perangkat Kesucian Desa Pakraman adalah pemangku yang dibantu oleh serati, penyuci, dan sutri Desa Pakraman.
Tugas -tugas Pemangku Desa Pakraman:

  • Menjaga Kesucian Desa Pakraman
  • Menjalani Upacara / Upakara Panca Yadnya di Desa Pakraman
  • Nibakang duase ring Desa Pakraman
  • Membina Krama Desa Pakraman tentang adat istiadat dan Agama
  • Dibaca: 2025 Pengunjung