Desa Selisihan Tawarkan Mata Air ke Investor

  • 01 Agustus 2016
  • Dibaca: 243 Pengunjung
Desa Selisihan Tawarkan Mata Air ke Investor

Warga Desa Selisihan, Kecamatan Klungkung, berniat menjual mata air yang muntah dari puncak bukit Usam.Penjualan dilakukan supaya desa setempat memiliki pemasukan dari penjualan air itu. Salah satu tokoh warga Selisihan, Nengah Dwisna, menyatakan debit air yang keluar dari mata air cukup besar.

"Tapi belum bisa dihitung karena belum ada pengecekan untuk itu," ujar Nengah Dwisna. Dia mengaku, beberapa warga sempat menunggui mata air itu.

"Airnya terus mengucur deras," jelasnya. Bahkan, saking derasnya, air yang muntah dari atas bukit terbuang sia-sia ke Tukad Bubuh.

"Daripada terbuang, makanya lebih baik dicarikan investor," tandasnya. Pria yang aktif di salah satu LSM pemerhati pemerintahan

itu juga telah mendatangi Kantor DPRD Klungkung Jumat lalu (29/7) untuk minta petunjuk mengenai penjualan air.

"Saya harap ada investor yang tertarik dengan air di bukit," terangnya. Dia merinci, ada dua mata air yang mengucur deras.

Pertama di bagian barat dan kedua di bagan timur. Jarak kedua titik mata air itu hampir berdekatan. Warga berniat menjual karena untuk keperluan sehari-hari, warga sudah terlayani dengan sambungan PDAM.

"Mata air ini, maunya supaya desa kami ada pemasukan," pintanya. Lanjut Nengah Dwisna, penjualan mata air di bukit Usam ini terinspirasi warga Desa Dawan, Kecamatan Dawan Klungkung yang sukses memanfaatkan mata air dari bukit Dawan untuk dijadikan air mineral kemasan. Air dengan merek Udaka yang diproduksi Dawan sudah ternama, bahkan menjadi air minum wajib bagi perkantoran di jajaran Pemkab Klungkung.

"Tapi nanti bentuknya tergantung investor, mau dijadikan apa silahkan, desa supaya dapat dana," tegas pria yang juga pegawai Perpustakaan dan Arsip Klungkung itu.

Tidak saja mencari investor untuk memanfaatkan mata air, warga setempat juga sudah membuka akses jalan sepanjang 3 kilometer ke atas bukit.

Banyaknya kera di atas bukit diharapkan menjadi daya tarik tersendiri untuk mendatangkan investor. Di satu sisi,anggota Komisi I DPRD Klungkung AA Sayang yang sempat didatangi oleh perwakilan warga Selsihan menganjurkan warga merayu PDAM Klungkung.

"Sebaiknya mata air itu dikelola PDAM, kan selama ini PDAM kekurangan debit air," ungkapnya. Mengenai bentuk kerja samanya, nanti perlu perbincangan lebih lanjut.

"Apakah bentuknya bagi hasil atau bagaimana, silahkan nanti bersama PDAM," imbuhnya

  • 01 Agustus 2016
  • Dibaca: 243 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita